Pendaftaran Tenaga Kesehatan Haji 2013

Bagi tenaga kesehatan seperti dokter, baik dokter umum atau pun dokter spesialis, perawat, radiologi, ahli gizi, apoteker dan sebagainya yang berminat untuk mendaftar TKHI PPIH 2013 / 1434 H Kementrian Kesehatan telah membuka info pengumuman rekrutmen petugas kesehatan haji tahun 2013. Silakan menyimak info TKHI PPIH tahun 2013 selengkapnya di bawah ini.

Ini adalah salah satu kesempatan bagi para tenaga kesehatan untuk memberikan sumbangsihnya dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada para jamaah haji yang akan menunaikan ibadah haji tahun 2013/1434H ini sekaligus juga bisa menunaikan ibadah haji pula.

Pendaftaran Tenaga Kesehatan Haji 2013, Pendaftaran TKHI PPHI 2013 1434 H

Berikut pengumuman pendaftaran petugas kesehatan haji Indonesia tahun 2013 1434 H :

PENGUMUMAN PENERIMAAN PETUGAS KESEHATAN
HAJI INDONESIA TAHUN 2013 M/1434 H

KEMENTERIAN KESEHATAN RI MEMBUKA KESEMPATAN KEPADA TENAGA KESEHATAN DI SELURUH INDONESIA YANG BERAGAMA ISLAM, UNTUK MENJADI PETUGAS KESEHATAN HAJI INDONESIA TAHUN 2013 M/1434 H.

Persyaratan Umum :

  1. Warga Negara Indonesia yang beragama Islam.
  2. Pegawai Negeri (PNS/TNI/POLRI) atau pegawai tetap di Rumah Sakit/Klinik swasta.
  3. Bagi pendaftar yang bekerja di Rumah Sakit/Klinik Swasta, melampirkan surat izin operasional Rumah Sakit/Klinik Swasta.
  4. Memiliki kompetensi yang dibuktikan dengan Ijazah.
  5. Berusia maksimal 55 tahun.
  6. Berbadan sehat dan khusus wanita tidak dalam keadaan hamil, berdasarkan hasil medical check up.
  7. Berpengalaman kerja sekurang-kurangnya 2 tahun pada tempat yang sama dan dibuktikan dengan SK penempatan atau SPMT, dan surat pernyataan pengalaman bekerja dari atasan langsung dan diketahui pimpinan instansi.
  8. Mendapat persetujuan secara tertulis dari atasan langsung dan diketahui pimpinan instansi
  9. Mendapat persetujuan secara tertulis dari suami.
  10. Pasangan Suami-istri tidak boleh mengajukan lamaran pada musim haji yang sama.
  11. Bersedia tidak memahrami suami-istri, orang tua dan/atau mertua baik sebagai petugas maupun jamaah haji.
  12. Bersedia ditempatkan dan ditugaskan sesuai kebutuhan operasional.
  13. Tidak sedang terlibat dalam proses hukum.

Persyaratan Khusus. Berikut beberapa syarat dalam pendaftaran TKHI Tahun 2013 :
A. TKHI KLOTER :
Dokter :

  • Memiliki Sertifikat kegawat daruratan medik (ATLS, ACLS, ATCLS, ALS, GELS).
  • Memiliki STR/SIP yang masih berlaku.
  • Memiliki Integritas yang dibuktikan dengan Surat Keterangan dari Organisasi Profesi.

Perawat :

  • Perawat, dengan pendidikan minimal Sekolah Perawat Kesehatan (SPK).
  • Memiliki Sertifikat kegawat daruratan keperawatan (BTLS, BCLS, BTCLS, BLS, PPGD, Emergency Nursing)
  • Memiliki STR/SIP (Surat Ijin Perawat yang masih berlaku.
  • Memiliki Integritas yang dibuktikan dengan Surat Keterangan dari Organisasi Profesi

PPIH ARAB SAUDI BIDANG KESEHATAN. Berikut syarat pendaftaran untuk tenaga bagi pendaftaran PPIH Tahun 2013 adalah :

  1. Dokter/Dokter Gigi : Memiliki STR/SIP yang masih berlaku.
  2. Khusus Dokter Umum : Memiliki Sertifikat kegawat daruratan medik (ATLS, ACLS, ATCLS, ALS, GELS).
  3. Khusus Dokter Umum, diutamakan bekerja di Unit IGD, ICU,ICCU.
  4. Dokter Gigi, diutamakan bekerja di Unit Pelayanan Kesehatan Gigi dan Mulut.
  5. Memiliki Integritas yang dibuktikan dengan Surat Keterangan dari Organisasi Profesi
  6. Dokter Spesialis : Memiliki STR/SIP yang masih berlaku.
  7. Dokter Spesialis Penyakit Dalam, Spesialis Paru, Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah, Spesialis Saraf, Spesialis Kedokteran Jiwa, Spesialis Bedah dan Spesialis Anestesi.
  8. Diutamakan bekerja di Unit Pelayanan Kesehatan.
  9. Memiliki Integritas yang dibuktikan dengan Surat Keterangan dari Organisasi Profesi

Perawat :

  • Perawat, minimal pendidikan D3 Keperawatan.
  • Memiliki STR/SIP yang masih berlaku.
  • Memiliki Sertifikat kegawat daruratan Keperawatan (BTLS, BCLS, BTCLS, BLS, PPGD, Emergency Nursing).
  • Diutamakan bekerja di Unit IGD,ICU,ICCU, IW (Intermediate Ward), Perawatan Geriatric dan Psikiatri.
  • Memiliki Integritas yang dibuktikan dengan Surat Keterangan dari Organisasi Profesi

Analis Kesehatan :

  • Minimal pendidikan D3 Analis Kesehatan.
  • Diutamakan bekerja di Instalasi Laboratorium

Rekam Medik :

  • Minimal Pendidikan D3 Rekam Medik.
  • Diutamakan bekerja di Unit Rekam Medik Rumah Sakit.
  • Mahir menggunakan Program Microsoft Office pada computer

Radiografer :

  • Minimal Pendidikan D3 Penata Rontgen atau Radiodiagnostik.
  • Diutamakan bekerja di Unit Pelayanan Radiologi Rumah Sakit.
  • Mahir menggunakan Program Microsoft Office pada computer

Teknik Elektromedik :

  • Minimal Pendidikan D3 Teknik Elektromedik
  • Diutamakan bekerja di Unit Pelayanan Elektromedik
  • Mahir menggunakan Program Microsoft Office pada computer

Nutrisionis dan Dietisian :

  • Minimal Pendidikan D3 Gizi
  • Diutamakan bekerja sebagai ahli dietetic di Rumah Sakit.
  • Mahir menggunakan Program Microsoft Office pada computer.

Tenaga Kefarmasian :

  • Minimal pendidikan D3 Farmasi
  • Memiliki STR/SIP yang masih berlaku.
  • Diutamakan bekerja di Instalasi Farmasi/Apotik.
  • Mahir menggunakan Program Microsoft Office dan Jaringan Internet pada computer.

Sanitasi Surveilans :

  • Minimal Pendidikan S1 Kesehatan Masyarakat.
  • Diutamakan bekerja di Bidang Epidemiologi atau Sanitasi.
  • Mahir menggunakan Program Microsoft Office dan Jaringan Internet pada computer.

Ketika akan mendaftar sebagai tenaga kesehatan jadi teringat suatu perkataan sahabat bahwa hidup untuk memberi memang benar-benar terbukti bahwa DIBALIK kebaikan dalam memberi akan mendapatkan balasan kebaikan yang berlipat pula. Silahkan singgah dan membacanya di sini yaitu DI HIDUPKAN UNTUK MEMBERI.

HAL-HAL YANG PENTING HARUS DIPERHATIKAN dalam pendaftaran penerimaan TKHI PPIH Tahun 2013 1434 H ini adalah sebagai berikut :

  1. Pendaftar tenaga kesehatan haji TIDAK DIPUNGUT BIAYA administrasi Rekrutmen.
  2. Pendaftar diperbolehkan mendaftar SATU KALI. Pendaftar dengan Registrasi lebih dari satu kali dinyatakan DISKUALIFIKASI.
  3. Pendaftar diminta menggunakan satu alamat surat elektronik (e-mail) sebagai syarat pendaftaran. Surat Elektronik (e-mail) akan digunakan sebagai syarat pendaftaran, pengumuman peserta latih, pemanggilan pelatihan dan diseminasi informasi lainnya. Untuk itu, harap pendaftar dapat mengecek e-mail pribadi secara rutin.
  4. Bagi yang berminat dan memenuhi persyaratan, silakan mendaftar melalui laman berikut ini : Pusat Kesehatan Haji Indonesia

Berikut syarat dan ketentuan yang perlu sahabat untuk Download :

  1. Untuk Mendownload Pengumuman Penerimaan TKHI PPHI tahun 2013 Klik Di Sini
  2. Untuk Mendownload Jadwal Rekrutmen Klik Di Sini
  3. Untuk Mendownload Persyaratan Klik Di Sini
  4. Untuk Mendownload Daftar Kelengkapan Dokumen Klik Di Sini
  5. Untuk Mendownload Contoh Form Surat Klik Di Sini
  6. Untuk Mendownload Daftar PO BOX Klik Di Sini

Mohon pula bantuan sahabat untuk SHARE ULANG artikel ini untuk sahabat-sahabat lainnya dengan share di FACEBOOK atau pun di TWITTER agar sahabat yang lainnya bisa juga membaca dan mengikuti info penerimaan pendaftaran tenaga kesehatan haji baik TKHI Kloter maupun PPIH tahun 2013 ini. Dan semoga pada tahun 2013 para jamaah haji dan juga petugas kesehatannya akan mendapatkan pahala haji yang mabrur aamiin..aamiin.
Blog Keperawatan : http://askep-net.blogspot.com/2013/02/pendaftaran-tenaga-kesehatan-haji-2013.html

Incoming search terms:

  • rekrutmen bidang askep keperawatan

Tanda Haji Mabrur

Tanda-Tanda Haji MabrurTanda-Tanda Haji Mabrur Tentunya bagi setiap kita yang telah melaksanakan ibadah haji, mendapatkan haji yang mabrur adalah keinginan dan niat yang ingin didapatkan. Karena memang besar dan utamanya ibadah haji ini bila kita bisa mendapatkan haji yang mabrur. Lalu bagaimana dengan cri-ciri kalau beribadah haji itu akan mendapatkan haji yang mabrur.

Banyak amalan yang diutamakan dalam bulan dzulhijjah ini. Keutamaan bulan dzulhijjah salah satunya menjalankan ibadah haji dan juga berqurban di hari raya Idul Adha. Ada beberapa keutamaan hikmah qurban yang bisa kita dapatkan bila melaksanakannya dalam bulan mulia Dzulhijjah ini. Kembali ke dalam pokok pembahasan kali ini. Segala amal ibadah seorang muslim akan diterima Allah Subhanahu Wa Ta’ala selama dijalani dengan niat yang lurus dan sesuai tuntunan bagi tuntunan yang terdapat dalam Al-Qur’an maupun yang terdapat dalam al-hadist. Demikian juga kemabruran haji dapat diupayakan oleh setiap muslim yang berhaji ke tanah suci. Haji yang mabrur adalah haji yang diterima oleh Allah lantaran dilaksanakan dengan sempurna yang memenuhi semua syarat dan rukunnya demikian adalah pengertian haji mabrur.

Tanda Ciri Haji Mabrur

Sebenarnya yang mempunyai hak menilai kemabruran haji seseorang hanyalah Allah Ta’ala. Dan sebagai manusia kita hanya bisa menilai mabrur tidaknya haji dari pandangan manusia saja. Ada beberapa tanda menurut para Ulama Islam berdasarkan akan keterangan serta nash Al-Qur’an dan As-Sunnah. Berikut beberapa tanda haji mabrur tersebut :

  1. Segala amalan ibadah haji dilakukan dan berdasarkan atas keikhlasan mendapatkan keridhoan Allah Ta’ala dan juga dilaksanakan sesuai dengan tuntunan syariat Islam. Dalam melaksanakan ibadah haji ini kita harus benar-benar meluruskan niatan hati kita ikhlas karena Allah, bukan karena kita naik haji karena gengsi, untuk status sosial atau niat keliru lainnya untuk mendapatkan pandangan masyarakat saja. Inilah salah satu ciri haji yang mabrur.
  2. Harta yang digunakan dalam melaksanakan haji tersebut adalah dari hasil harta yang halal. Karena sesuatu yang baik dalam hal apa pun akan menghasilkan hasil yang baik bila hal tersebut juga berasal dari yang baik. Untuk itu bila kita memang menginginkan pergi haji dan melaksanakan ibadah haji maka kita juga harus bisa memastikan harta yang dipakai kita adalah halal agar bisa bisa nantinya mendapatkan haji yang mabrur.
  3. Melaksanakan serangkaian ibadah haji yang telah dituntunkan dan ditambah serta dipenuhi dengan amalan-amalan ibadah lainnya yang menyertainya seperti halnya memperbanyak dzikir di Masjidil Haram, memperbanyak sedekah di kala haji dan berkata-kata yang baik. Point pentingnya adalah dengan banyak melakukan kebaikan di dalam melaksanakan haji tersebut. Di antara amalan khusus yang disyariatkan untuk meraih haji mabrur adalah bersedekah dan berkata-kata baik selama haji. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah ditanya tentang maksud haji mabrur, maka beliau menjawab :”Memberi makan dan berkata-kata baik.” (HR. Al-Baihaqi 2/413 (no. 10693).
  4. Tidak melakukan perbuatan maksiat khususnya dalam melaksanakan ihram. Larangan berbuat maksiat ini memang dalam setiap tindakan kita dalam kehidupan sehari-hari, tidak hanya saat sedang melaksanakan haji, maka meninggalkan perbuatan-perbuatan maksiat adalah salah satu cara dan tips agar haji kita memperoleh kemabruran. Hal-hal yang termasuk dilarang dalam ihram dan haji adalah rafats, fusuq dan berbantah-bantahan selama mengerjakan haji. Pengertian rafats adalah semua bentuk kekejian dan perkara yang tidak berguna. Termasuk di dalamnya bersenggama, bercumbu atau membicarakannya, meskipun dengan pasangan sendiri selama ihram. Fusuq adalah keluar dari ketaatan kepada Allah, apapun bentuknya. Dalilnya adalah salah satunya hadist Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam yaitu :”Barang siapa yang haji dan ia tidak rafats dan tidak fusuq, ia akan kembali pada keadaannya saat dilahirkan ibunya.” (HR. Muslim (1350).
  5. Kebaikan dan amal sholehnya meningkat setelah pergi melaksanakan ibadah haji. Salah satu tanda diterimanya amal seseorang di sisi Allah adalah diberikan taufik untuk melakukan kebaikan lagi setelah amalan tersebut. Sebaliknya, jika setelah beramal saleh melakukan perbuatan buruk, maka itu adalah tanda bahwa Allah tidak menerima amalannya. Sama halnya dengan diterima amalan ibadah puasa ramadhan maka bila sebelas bulan berikutnya amalan ibadah kita meningkat maka itu adalah salah satu tanda ibadah puasa Ramadhan kita diterimaNya. Sehingga tentunya kita lebih memahami bahwasannya setelah melaksanakan ibadah haji maka amalan ibadahnya akan semakin baik, banyak bertaubat setelah haji, berubah menjadi lebih baik baik dalam ibadahnya kepada Allah dan juga hubungannya antara sesama manusia, memiliki hati yang lebih lembut dan bersih, ilmu dan amal yang lebih mantap dan benar, kemudian istiqamah di atas kebaikan itu adalah salah satu tanda haji mabrur.

Dan semoga pula kita doakan agar para jamaah haji Indonesia dan juga jamaah seluruh dunia yang melaksanakan haji akan mendapatkan pahala haji mabrur karena pahala balasan haji mabrur adalah surga. Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,“Dan haji mabrur tidak ada balasan yang pantas baginya selain surga.” (HR. Bukhari no. 1773 dan Muslim no. 1349).

Blog Keperawatan : http://askep-net.blogspot.com/2012/10/tanda-haji-mabrur.html